Showing posts with label Universitas Jember. Show all posts
Showing posts with label Universitas Jember. Show all posts

Sunday, 3 November 2013

Festival Tegalboto itu apa ya?

Minggu-minggu ini Universitas Jember akan disibukkan oleh hajatan besar yang bernama Festival Tegalboto. Festival Tegalboto adalah serangkaian acara yang disiapkan untuk menyambut hari lahirnya Universitas Jember ke-49 dimulai tanggal 2 November 2013 sampai 10 November 2013. Di dalamnya terdapat berbagai lomba, pertunjukan budaya tradisional Jember dan pameran yang tentunya sangat menarik. Namun sangat disayangkan, sebagian besar mahasiswa masih belum tahu tentang apa itu Festival Tegalboto.! Apa persiapannya kurang mateng?, publikasi nya kurang nggreget? atau mahasiswanya yang cuek?

Kalau menurut saya, demi suksesnya acara yang super megah ini persiapan dari panitia pastinya gak mungkin asal-asalan, semuanya sudah diperhitungkan dengan baik. Tertata sangat rapi.

Wednesday, 19 June 2013

Tanggung Jawab Besar Si Mayoret Cilik

sastra unej, mayoret cilik
Marching Band Cilik di Hari Lahir Pancasila
Tanggal 1 Juni 2013 yang lalu saya melihat sebuah atraksi marching band yang dilakukan oleh anak-anak SD di acara peringatan Hari Lahir Pancasila yang diadakan Universitas Jember. Ada hal yang cukup menarik perhatian saya, yaitu liak-liuk tegas dan atraktif dari mayoretnya. Mayoret adalah bagian terpenting dari sebuah marching band, karena dia yang menentukan baik atau tidaknya penampilan group yang dipimpinnya. Jadi mayoret memikul tanggung jawab yang cukup besar. Tetapi yang namanya sebuah group tak lepas dari kerjasama. Kerjasama antara peniup terompet, pemukul drum, pianika, dan lain-lainnya dengan satu komando dari mayoret.

Meskipun masih sekolah dasar Si-Kecil yang berwajah unyu-unyu ini sudah bisa menjadi panutan teman-temannya, karakternya yang tegas membuatnya terlihat berwibawa. Jika ada anak buahnya yang rame atau tidak mendengarkan instruksi yang diberikan maka teguran keras langsung melayang. Melihat penampilannya yang bisa dibilang sempurna seperti itu mungkin latihan-latihan yang dijalani tak semudah yang saya lihat. Mayoret itu tugasnya selain mengatur barisan, dia juga harus mengatur irama. Hasilnya bisa dilihat dari barisan yang tertata begitu rapi dengan irama instrumen sedap didengar oleh penonton.

Atraksi yang saya kagumi adalah saat mayoret ini memainkan baton (tongkat). Tongkat yang terlihat berat itu dilemparkannya ke udara kemudian ditangkap lagi tanpa terjatuh, diputar-putar dan masih banyak lagi. Saya sempat mengabadikan beberapa ekspresi dari mayoret-mayoret cilik di acara yang digawangi oleh Universitas Jember.
hari lahir pancasila universitas jember, mayoret cilik
Melirik Tajam
foto mayoret, hari pancasila unej
Biru dan Merah
hari lahir pancasila unej , marching band, mayoret
Senyuman Ramah dari Mayoret

Catatan:
Foto-foto ini saya ambil saat gladi bersih sebelum rombongan marching band turun ke jalan raya. Tepatnya di sebelah Fakultas Ekonomi Universitas Jember.

Monday, 17 June 2013

SWAPENKA Melakukan Pengamatan Burung di UNEJ

Universitas Jember yang terkenal dengan istilah Green Campus sepertinya sudah mempunyai penggemar setia, dan tak lain adalah burung. Ya, melihat banyaknya pepohonan di wilayah Unej tidak heran jika para burung tersebut memilih kampus kita ini sebagai surga mereka. Surga para burung. Kita bisa dengan mudah menemukan burung beterbangan di pepohonan. Tahukah kalian jika burung juga bisa digunakan sebagai indikator kesehatan lingkungan? Dengan adanya burung di suatu tempat, bisa dikatakan jika lingkungan di tempat itu sehat.

Saya mendapatkan ilmu tentang burung yang sangat bermanfaat ini ketika masuk SWAPENKA, Mahasiswa Pencinta Kelestarian Alam,  sebuah organisasi pencinta alam di Fakultas Sastra Universitas Jember. Mudahnya menemukan burung beterbangan di antara pohon rindang menandakan adanya ruang terbuka hijau yang cukup. Selain itu ada kehidupan yang saling ketergantungan kemudian membentuk satu rantai makanan. Jika salah satu mahluk itu tidak ada maka akan merusak rantai makanan sehingga ekosistem di lingkungan tersebut bisa dinyatakan rusak.
SWAPENKA, pengamatan burung unej, kegiatan swapenka
Mengamati burung di Fakultas Sastra
 Pada hari Minggu, 9 Juni 2013, Anggota Muda SWAPENKA mengadakan praktek materi lapang tentang pengamatan burung di lingkungan Universitas Jember. Nah, kegiatan seperti ini bertujuan untuk infentarisasi jenis-jenis burung yang ada. Jika kita melihat satu jenis burung maka langsung dicatat bagaimana ciri-ciri fisiknya, perilakunya, cara terbang, waktu ditemukan dan lain sebagainya. Selain dari melihat langsung, suara dari burung juga bisa mengidentifikasikan kalau jenis burung yang memiliki suara seperti itu masih ada di wilayah Universitas Jember.

Beberapa jenis burung yang belum pernah kami temui sebelumnya, tercatat di bagan infentarisasi. Terus bagaimana jika kita tidak tahu nama dari jenis burung tersebut? Tenang, kami memiliki sebuah buku tentang burung yang bisa dikatakan paling lengkap karena sudah disertai dengan gambar serta ciri-cirinya. Teman-teman biasa menyebutnya dengan "Buku MacKinnon". Nama MacKinnon sendiri sebenarnya adalah nama dari pembuat buku tersebut John F MacKinnon, judul asli bukunya adalah "Burung-burung di Jawa, Bali, dan Sumatra".

Kembali lagi tentang burung-burung yang ada di kampus Unej,

Malam ini saat pulang dari acara Dies Natalis Akasia, pencinta alam Fakultas Hukum, saya melihat dua orang pemuda yang sedang mencari burung di sekitar gedung POMA Ekonomi. Ternyata banyaknya burung yang ada di Universitas Jember mulai mengundang para pemburu untuk menangkap mereka, dijual lagi atau hanya dijadikan  hiasan sangkar di rumah. Sungguh ironi, dimana peran burung yang sangat penting di sisi lingkungan  tetapi diambil satu-persatu demi kepuasan segelintir 'penikmatnya'.

Ah, burung itu akan terlihat lebih indah jika ada di alam liar. Semoga burung-burung tetap menganggap Universitas Jember sebagai surga mereka. Salam lestari...

Bonus foto-foto pengamatan burung:
SWAPENKA, pengamatan burung unej, kegiatan swapenka
Wah, kok ada burung seindah itu ya?
SWAPENKA, pengamatan burung unej, kegiatan swapenka
Proses inventarisasi oleh Anggota Muda Swapenka
SWAPENKA, pengamatan burung unej, kegiatan swapenka
Pengamatan burung di belakang Fakultas Hukum
SWAPENKA, pengamatan burung unej, kegiatan swapenka
Lihat buku MacKinnon dulu ahh.

Saturday, 15 June 2013

Koperasi Mahasiswa (KOPMA) Universitas Jember

koperasi mahasiswa universitas jember

Tau nggak sih kalau Unej memiliki Koperasi Mahasiswa (KOPMA)? Bukan Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) Unej yang di Jalan Kalimantan itu lho ya. Beda. Universitas Jember ternyata memiliki sebuah koperasi yang digarap oleh mahasiswa sendiri. Saya masih sempat melihat koperasi ini buka saat awal kuliah dulu, sekitar tahun 2008. Waktu itu Kopma Unej berada di Jalan Jawa, kalau gak salah di ruko depannya IKIP PGRI, kalau dari arah bundaran DPR letaknya di kiri jalan. Di dalam sebuah ruko yang sederhana itu kegiatan ber-koperasi berjalan. Dan pegawai atau yang melayani para konsumen tak lain adalah mahasiswa Unej sendiri. Namun, perjalanan tidak semulus yang diharapkan. Mulai tahun 2009 KOPMA menghilang entah kemana.

Siapa Saja yang Berhak Mengelola KOPMA?

Ceritanya begini, mahasiswa Universitas Jember wajib membayar iuran simpanan pokok koperasi. Yang wajib membayar itu hanya sampai angkatan 2009 saja dan adik tingkatannya sudah tidak diwajibkan untuk membayar simpanan pokok lagi.
Seperti kutipan wawancara saya dengan Anis Lotus, blogger dari Fakultas Kesehatan Masyarakat, berikut ini.

(S= Sodhunk, A=Anis)
S: “Nis, aku mau tanya-tanya tentang kopma, boleh?”
A: “Iya boleh, tapi aku pengurus baru, belum begitu paham. Tapi tak bantu sebisaku ya.. hehe”
S: “Okee. pengurus sekarang ini kebanyakan angkatan berapa nis?"
A: “semua angkatan 2009. Angkatan 2008 udah gak ada kabar katanya. Kan udah banyak yg lulus."
S: “Owhh.. yang 2010 gak masuk?"
A: “Nggak, soalnya angkatan di bawah 2009 udah gak di wajibkan lagi bayar simpanan pokok. Makanya yag berhak ngelola uang kopma ini cm sampe 2009 aja."

Jadi, yang berhak untuk mengelola uang KOPMA Unej yang menganggur karena ditinggal kakak angkatannya adalah teman-teman dari angkatan 2009 saja karena mereka sudah membayar simpanan pokok.

Kelanjutan KOPMA Unej Sekarang Bagaimana?

Menindak lanjuti (sihh, gaya rek bahasane) ketidakjelasan nasib dari Kopma ini, Pembantu Rektor III Universitas Jember bersama beberapa perwakilan mahasiswa angkatan 2009 mengadakan rapat luar biasa untuk membentuk kepengurusan kopma yang baru. Dan akhirnya pengurus baru pun terbentuk. Semuanya adalah mahasiswa Universitas Jember angkatan 2009.

Pengurus baru ini hanya menunggu SK dari Rektor Universitas Jember untuk meresmikan mereka sebagai pengelola koperasi mahasiswa. Oiya, bangunan koperasi yang awalnya ada di Jalan Jawa juga akan dipindah, KOPMA akan menempati salah satu bangunan di Kampus Center (Jalan Kalimantan).

Nah, sekarang kalian sudah tau kan kalau Unej memiliki Koperasi Mahasiswa?
Untuk para pengurus KOPMA Unej yang baru, semoga kalian bisa mengembangkan koperasi ini sesuai dengan tujuan awal kalian. Pengalaman yang warna-warni akan kalian peroleh di sana.. Salam hangat dari Sodhunk... Salam lestari.!

Catatan Kecil:
- Anis Lotus adalah Bendahara 1 KOPMA Unej yang baru, saya mengenalnya dari Blog. Terimakasih Nis informasinya. :-)
- Artikel sederhana tentang KOPMA Universitas Jember ini saya ikutkan dalam Lomba Blog Universitas Jember.

Thursday, 13 June 2013

FACE: Syarat Ujian Skripsi Sastra Inggris

Sastra Inggris dalam hal pengajuan proposal dan ujian tesis (skripsi) mungkin berbeda dengan fakultas Universitas Jember yang lain. Saya akan bercerita sedikit tentang syarat-syarat wajib yang harus dilengkapi oleh mahasiswa Sastra Inggris sebelum mengerjakan tesis mereka. Waduuhh cerita tentang skripsi tapi saya sendiri sampai sekarang belum menyentuhnya sama sekali.. Macak sedih. Ini adalah rangkuman cerita yang saya amati sendiri dari pengalaman teman-teman saya. Ya, lebih enaknya cerita ini akan saya awali mulai dari proses pengajuan thesis proposal (proposal skripsi).

fakultas sastra unej
 
Jurusan Sastra Inggris dibagi menjadi dua konsentrasi yaitu Linguistics dan Literature. Dan persyaratan pengajuan proposalnya tidak jauh berbeda bahkan sama. Syarat wajib yang pertama adalah sudah melakukan KKN dan menunjukkan bukti sertifikatnya. Jadi bagi yang belum memiliki sertifikat KKN secara otomatis mereka belum bisa mengajukan proposal. Yang kedua adalah menghadiri seminar proposal 10 orang yang dibuktikan dengan form khusus, maksudnya harus hadir dalam seminar proposal 10 teman kita. Yang ketiga yaitu harus menyiapkan judul  skripsinya. Dan terakhir, harus memiliki sertifikat English Proficiency seperti TOEFL (Test of English as a Foreign Language) dan lain sebagainya dengan nilai minimal 450 (itu yang kemarin).

Nah, setelah semua persyaratan selesai, proses mengerjakan skripsi bisa langsung dimulai dengan bantuan dosen pembimbing masing-masing. Ujian skripsi pun sudah menunggu di depan mata, tetapi harus ada beberapa syarat lagi lho sebelum ujian. Selain nantinya diwajibkan membuat E-Journal, semua mahasiswa Sastra Inggris terhitung tanggal 1 Oktober 2013, WAJIB memiliki Formal Academic Competence of English (FACE). Nah lo, apa lagi tuh?

FACE itu ya sejenis dengan TOEFL yang dikeluarkan oleh Jurusan Sastra Inggris Universitas Jember. Kalian tahu sekarang nilai minimalnya berapa? Yang kemarin minimal kan 450, kalau score FACE milik Sastra Inggris minimal 475. Keren. Oh iya, ada informasi tentang tes FACE nih. Yang ingin ikut tes, langsung saja mendaftar ke Mas Mahfud di Ruang Jurusan Sastra Inggris pada jam kerja. Tes FACE akan diselenggarakan setiap hari Jumat ke-2 dan ke-4 setiap bulan. Untuk biaya nya Rp 50.000,- per mahasiswa.

Oke, sekian dulu ya cerita nya tentang Sastra Inggris. Besok saya ceritakan lagi tentang Sastra, Universitas Jember.. Salam lestari..!

Sastra Buka Pascasarjana (S2) Ilmu Linguistik

Fakultas Sastra, S2 Ilmu Linguistik

Minggu, 9 Juni 2013. Pagi-pagi sekali bertepatan dengan kegiatan pengamatan burung yang ada di sekitar Universitas Jember, tidak sengaja saya melihat baliho ini (di depan gedung Fakultas Sastra UNEJ) dan langsung saja menjepretnya siapa tahu bisa diposting di blog.. :-D . "TELAH DIBUKA PROGRAM PASCASARJANA ILMU LINGUISTIK" bisik saya. Berita ini membuat saya senang sekaligus terkejut. Senang karena Fakultas dimana saya belajar sekarang akan memiliki program baru, S2 Ilmu Linguistik. Dan terkejut karena saya tahu informasinya malah dari baliho. Woy! Kemana aja lho.?? hahaha...

Oke, bagi yang masih baru tahu berita ini lewat Blog saya angkat tangaaann! Wah ternyata banyak juga ya yang belum tahu. Yups, Isu tentang akan dibukanya Program Magister di Fakultas Sastra memang belum terlalu melambung di kalangan mahasiswa Sastra sendiri. Jadi, berawal dari ke-iseng-an ketidaksengajaan saya njepret baliho, saya secara tidak langsung akan memberi tahu ke seluruh dunia jika di Fakultas Sastra Universitas Jember sekarang sudah dibuka program pascasarjana Ilmu Linguistik.!

Horee...Program ehh Jurusan di Fakultas Sastraku nambah (yang bener jurusan apa program ya?)
1. Jurusan Sastra Inggris
2. Jurusan Sastra Indonesia
3. Jurusan Ilmu Sejarah
4. Program Studi Televisi dan Film
5. Program Pascasarjana Ilmu Linguistik
Bagi mahasiswa lulusan Sastra yang berminat melanjutkan studinya di bidang linguistik silahkan mendaftar. Semoga cerita singkat ini bisa bermanfaat... Salam lestari!

Catatan kecil :
Abadikanlah hal yang kecil di sekitarmu, karena suatu saat pasti akan berguna :-) dan,
Cerita ini saya ikutkan dalam Lomba Blog Universitas Jember

Wednesday, 12 June 2013

SEMESTER PENDEK SASTRA INGGRIS 2013

semester pendek fakultas sastra

Semester Pendek adalah hal yang paling di tunggu-tunggu saat Ujian Akhir Semester (UAS) usai. UAS kan tinggal beberapa hari lagi pasti banyak sekali planning atau rencana untuk menyegarkan pikiran yang sudah disiapkan oleh mahasiswa Universitas Jember (UNEJ), khususnya anak Sastra yang tidak ikut Semester Pendek. Mulai dari naik gunung, touring keliling kota, shopping di mall, pulang ke kampung halaman, sampai leyeh-leyeh di depan komputer-pun direncanakan saat UAS.

Kembali lagi tentang Semester Pendek (SP), SP itu pengertian sederhananya adalah mengulang mata kuliah yang nilainya jelek dan itu sudah ditempuh semester lalu. Biasanya mahasiswa yang dapat nilai D dan E, bahkan ada juga yang punya nilai C ingin memperbaiki nilainya. Tapi yang nilai C pas di-SP jangan sampai menjadi E ya..hehe Niatnya ingin memperbaiki nilai ehh malah njeblok.

Dalam rangka pelaksanaan Semester Pendek tahun 2013, panitia SP Jurusan Sastra Inggris akan membuka penjaringan mata kuliah yang akan disajikan. Untuk itu, mahasiswa yang akan memprogram SP diminta segera mendaftarkan mata kuliah yang akaan diambil dengan ketentuan:

1. Mata kuliah tersebut pernah ditempuh
2. Maksimal SKS yang akan ditempuh 10 SKS
3. Mata kuliah akan disajikan apabila jumlah pendaftarnya munimal 15 orang
4. Biaya per SKS Rp 60.000,-

Jadwal Kegiatan SP sebagai berikut:
1. Daftar offline di Pak Mahfud -----> Paling lambat tanggal 17 Juni 2013
2. Pemrograman online              -----> 25 - 27 Juni 2013
3. Pencetakan Rencana Studi     -----> 28 Juni 2013
4. Pembayaran                           -----> 1 - 5 Juli 2013
5. Masa perkuliahan                   -----> 1 Juli - 2 Agustus 2013
6. Ujian Akhir SP                       -----> 12 - 14 Agustus 2013
7. Entri nilai melalui direktori dosen -----> 12 - 16 Agustus 2013

Saturday, 8 June 2013

Stadion Unej Penuh Kenangan

Di masa-masa akhir kuliah tiba-tiba saya teringat saat awal masuk Universitas Jember dulu. Ingat awal masuk kuliah, tak lepas dari yang namanya Stadion Universitas Jember. Lho kok malah stadion nya yang diingat? Kan seharusnya yang diingat itu adalah teman-teman yang baru kamu kenal Dhunk!, cewek-cewek maba unyu, dan cilok edy. Hahaha...

Stadion Unej menjadi tempat berkumpul saya dan para mahasiswa baru untuk mengikuti upacara pelantikan oleh Rektor Unej. Pelantikan yang menandakan jika saya sebentar lagi akan resmi menyandang gelar sebagai MAHASISWA. Yess..! Rasa bangga itu muncul di dalam hati yang masih berwarna putih-abu abu.

Di dalam stadion, seluruh mahasiswa baru angkatan 2008 tumplek blek di dalamnya dalam rangka Pengenalan Kehidupan Kampus (PK2). Warna hijau stadion saat itu tiba-tiba berubah menjadi biru, dibanjiri oleh warna jas almamater yang kami pakai. Upacara PK2 dibuka langsung oleh rektor. Pasukan Paskibra terlihat begitu kompak mulai dari awal hingga akhir tugas mereka. Ditengah-tengah sambutan rektor, sekaligus sebagai tanda dibukanya acara PK2, ribuan balon dilepaskan ke langit dengan emblem Universitas Jember tergantung di bawahnya.
stadion unej, bangunan unej
Upacara PK2 di Stadion Unej: Pelepasan balon
Lepasnya balon warna-warna tadi menandakan bahwa saya resmi menjadi Mahasiswa Unej. Oh iya, Pak Rektor juga mengatakan "Jika ada yang bisa menemukan balon ini dan mengembalikannya ke pihak Universitas Jember, kalian akan mendapatkan hadiah sebesar satu juta rupiah.!" Seketika itu suasana stadion langsung riuh dengan bisikan-bisikan dari semua mahasiswa tentang hayalan mereka jika mendapatkan balon itu. Termasuk saya juga satu diantaranya yang berhayal bisa mendapatkan nya.. Kan lumayan dapat uang satu juta..hehehe

Tentang Stadion Unej
Kembali lagi ke stadion. Stadion UNEJ adalah tempat serbaguna milik Universitas Jember yang terletak tepat di sebelah Barat dari Fakultas Hukum dan Gedung Rusunawa Putri berada di sebelah Selatan stadion. Kita bisa mencapainya lewat double way.

Selain berfungsi sebagai tempat sepak bola, stadion Unej sering digunakan oleh pihak Universitas Jember untuk pelantikan mahasiswa baru, pelatihan-pelatihan PMR, pelatihan Pramuka, diklat Resimen Mahasiswa (Menwa), bahkan sampai menjadi tempat konser band terkenal.

Itulah sekilas kenangan seorang mahasiswa (saya) dengan stadion. Apa kalian memiliki tempat yang menyimpan kenangan di Universitas Jember? Mari berbagi :-)
Salam lestari..!

Catatan:
Kenangan ini saya ikutkan dalam Lomba Blog Universitas Jember.

Thursday, 6 June 2013

Rusunawa Putri Universitas Jember

rusunawa putri unej, gedung unej, bangunan unej
Rusunawa Putri Unej
 Saat saya baru memasuki pintu depan, sebuah alat berat bernama Komatsu sedang duduk bersantai di sebelah kiri bangunan setengah jadi itu.  Di kejauhan terlihat beberapa orang tanpa rasa takut berada di pucuk bangunan itu, mereka sedang menata atap genteng satu persatu. Terdengar suara gelak tawa para kuli bangunan, itu sedikit bisa menghibur di tengah kesibukan mereka untuk menyelesaikan kewajiban. Dua orang lain nya yang berada di bawah sedang mempersiapkan adonan semen. Sedangkan Si-Mandor dengan gagahnya berkeliling memeriksa apakah anak buahnya bekerja dengan baik atau tidak. Itulah suasana yang saya lihat saat mampir di proyek pembangunan Rusunawa Putri Universitas Jember.

Universitas Jember menambah satu lagi bangunan penunjang belajar mahasiswa yaitu RUSUNAWA (rumah susun sederhana sewa) khusus untuk mahasiswa putri. Sebelumnya bangunan serupa, rusunawa putra telah berdiri tepat di sebelah Fakultas MIPA Universitas Jember.

Tuesday, 4 June 2013

KEJANGGALAN LOGO UNIVERSITAS JEMBER

Logo Universitas Jember saat ini sedang menjadi trending topik bagi blogger UNEJ. Mulai dari sejarah terbentuknya logo hingga makna yang terkandung di dalamnya sudah dikupas tuntas oleh teman-teman yang lain. Dan saya disini tidak ingin membahas dari segi makna atau arti dari logo tersebut. Lha terus bahas apanya dong?

Logo dari Universitas Jember di dominasi oleh warna latar kuning serta dilengkapi oleh daun tembakau, padi dan jagung tersebut mudah sekali saya temukan dikehidupan sehari-hari saya sendiri. Mulai dari jalan-jalan santai di double-way saya bisa menemuinya di sepanjang jalan itu pada lembaran-lembaran bendera yang berkibar. Kemudian saat ada kegiatan apapun, khususnya yang diadakan oleh UNEJ, pasti logo tersebut selalu hadir. Dan pada kop surat di dalam kegiatan berorganisasi mahasiswa lagi-lagi saya menemui Si-Logo UNEJ ini.

Nah, dari seringnya bertemu ditambah dari rasa keingintahuan yang tinggi (baca: iseng) muncul lah ide untuk membuat tulisan ini. Saya melihat beberapa kejanggalan dan mungkin banyak yang masih belum menyadari hal yang janggal ini. Dan kejanggalannya saya kerucutkan pada segi warna logo unej dan bentuk nya.

Unej dan Warna Warni Balon - Cerita di Balik Hari Lahirnya Pancasila

hari lahir pancasila di unej
Warna warni balon
Lomba Blog Universitas Jember (cerita di balik hari lahir pancasila)-- Seperti yang saya katakan kemarin di postingan sebelumnya, saya kali ini akan bercerita tentang kejadian-kejadian di balik acara hari lahirnya pancasila yang diadakan oleh Universitas Jember dan POLIJE. Banyak sekali momen menarik yang luput dari perhatian banyak orang saking konsennya menunggu-nunggu acara inti..hehehe

Sunday, 2 June 2013

UNEJ dan Hari Lahirnya Pancasila

UNEJ pada hari Sabtu 1 Juni 2013, punya acara besar yang menyedot perhatian banyak masyarakat. Kalian semua pasti sudah tahu apa acaranya. Ya, UNEJ sedang memperingati hari lahirnya Pancasila yang ke-68. Acara ini di gagas oleh dua Universitas besar di Jember yaitu Universitas Jember dan Politeknik Negeri Jember dengan tema "Revitalisasi Pancasila".
/****/

hari lahir pancasila
Pengumuman!!!
Pagi itu kampus Sastra terasa begitu sepi, mungkin karena pas minggu tenang jadi banyak mahasiswa yang mudik ke rumah mereka dan bersenang-senang dengan seonggok tugas kuliah. Minggu tenang kok malah gak tenang gara-gara tugas?. Dan tugas saya pagi itu hanyalah bersih-bersih dan mandi karena tak ingin ketinggalan momen penting di 1 Juni ini, lihat arak-arakan atau istilah kerennya itu parade berbagai atraksi dan kesenian tradisional di acara Hari Lahirnya Pancasila. Mandi? sudah. Bersih-bersih? juga sudah. Yang kurang hanya kamera saja, gak lengkap jika di acara keren seperti ini gak bawa alat dokumentasi..hehehe

Thursday, 16 May 2013

UNEJ Pelopor Green Campus


Ketika mendengar kata hutan, saya langsung membayangkan tentang rerimbunan pohon besar yang terdapat berbagai satwa liar di dalamnya tentunya dengan udara beraroma embun pagi, sejuk dan tenang. Saya memang pernah berada di dalam hutan, tetapi bukan hutan belantara yang akan saya ceritakan di sini. Ini tentang hutan kampus.

“Apa sih hutan kampus itu? Hutan kampus itu kampus yang ada ditengah hutan gitu ya, atau hutan yang ada di dalam kampus??” Bukan.. Menurut saya hutan kampus itu adalah kampus yang berwawasan lingkungan, istilah kerennya itu green campus. Kampus yang memiliki banyak pohon-pohon besar dan tanaman yang rimbun sehingga udara di lingkungan kampus akan terasa segar walaupun cuaca sedang panas-panasnya.

Universitas  Jember (UNEJ) adalah salah satu dari pelopor Hutan Kampus di Indonesia. Saya acungi dua jempol untuk kampus saya yang satu ini, karena sadar akan pentingnya ruang terbuka hijau. Karena sepengetahuan saya kebanyakan universitas  itu masih mementingkan bangunan gedung yang megah dan sedap dipandang mata agar menarik perhatian para calon mahasiswanya kelak. Tanpa memikirkan ruang terbuka hijau di sekitarnya. Padahal jika kampus ada hijau-hijaunya kan keren. Hijau itu sederhana. Tapi entahlah, itu hanya pendapat saya semoga saja tidak benar.
Wahh, malah ngelantur. Oke kembali ke cerita...

Wednesday, 15 May 2013

Roadshow Eagle Awards 2013 di Sastra

fakultas sastra, eagle awards 2013
 
Selasa, 14 Mei 2013

Fakultas Sastra Universitas Jember pagi itu tidak seperti biasanya, mengapa? karena team Roadshow Eagle Awards Documentary Competition 2013 mampir di fakultas saya yang mungil ini. Mahasiswa PSTF (Program Studi Televisi dan Film) sebagai penyelenggara acara ini terlihat begitu sibuk untuk mempersiapkan segalanya yang memang perlu disiapkan. Beberapa mahasiswa dari luar fakultas sastra juga mulai berdatangan meskipun acara belum dimulai.

Pemateri yang hadir di roadshow ini memang sangat ahli dibidang dokumenter diantranya adalah IGP Wiranegara (sutradara film dokumenter dan pengajar di AKI Jakarta), Amanda Valani (reporter acara dokumenter 3 60 Metro TV), Achmad Fatchur Rozak (pemenang Eagle Awards 2012) dan beberapa pemateri lainnya. Oh iya, apa kalian sudah tahu tentang apa itu Eagle Awards?

Monday, 13 May 2013

(Gagal) Ketemu Hatta Rajasa

Ya, ini cerita singkat tentang kejadian 4 hari yang lalu. Tepatnya hari Kamis tanggal 9 Mei 2013. Hari itu sama seperti hari Kamis biasanya, tidak ada jadwal kuliah jadi malam sebelumnya ya begadang sampai pagi bareng anak-anak SWAPENKA sambil lihat film lawas yang dibintangi Bruce Li..hehe

Efek jeleknya jelas mbangkong lah, saya terbangun gara-gara ingat kalau saya mendapat undangan untuk menghadiri kuliah umum di lantai 3 gedung rektorat dan yang membuat semangat itu adalah pembicaranya. Hatta Rajasa! Beliau adalah Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI, jadi tanpa lihat kanan kiri langsung menuju kamar mandi. Siap-siap mau ketemuan sama Pak Hatta Rajasa. Memang publik figur yang menjadi pemateri dalam suatu acara seperti ini selalu menarik perhatian siapa saja, termasuk saya. Karena kebanyakan acara kuliah umum, ceramah, atau pelatihan-pelatihan selalu melihat siapa dulu pematerinya.

Singkat cerita, jam ditangan sudah menunjukkan pukul 13.30, kuliah umum sudah mulai tetapi saya masih harus menunggu 1 teman lagi karena saya mendapatkan 3 undangan untuk menghadiri acara tersebut. (Lho undangannya 3 tapi kok cuma 1 yang ditunggu? iya yang satu lagi masih mandi, jadi dia nyusul) Sebelum berangkat saya masih sibuk mencari pinjaman kamera untuk mengabadikan hal yang langka ini tentunya, pengen foto bareng Hatta Rajasa. Akhirnya hape si-Feri menjadi korban, saya meminjamnya dengan sedikit paksaan rayuan.
Lanjuuttt....