Showing posts with label lingkungan. Show all posts
Showing posts with label lingkungan. Show all posts

Wednesday, 5 June 2013

Selamat Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2013


hari lingkungan hidup sedunia
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2013
Suasana saat sarapan pagi:

Bunda: "Dinda, ayo sarapan dulu Nak, Bunda masak sayur kesukaan mu lho. Sayur basi, ini kan menu favoritmu.
Dinda: "Kok sayur basi Bun??"
Bunda: "Eh, maksud Bunda itu sayur asem..hehehe"
Dinda: ".......... Oke Bun, mantap nih. Boleh nambah gak?"
Bunda: " Ya boleh dong. Bunda masak banyak tadi."

Dinda dan Bunda pun sarapan pagi dengan nikmat. Menunya sayur asem, sambel terasi, dadar jagung, dan kerupuk. Gak tau apa Dinda itu doyan atau lagi laper, dia mengambil nasi dan sayur nya berlebihan.

Dinda: "Bun, udahan ya sarapannya. Dinda kekenyangan nih."
Bunda: "Lho, itu di piring masih banyak?"
Dinda: "Dibuang aja Bund, lagian sayurnya kan masih banyak."
Bunda: (hanya bisa ngelus-ngelus dada.)

Sreet... sreett.. sreett.... meluncurlah sisa makanan tadi ke dalam tempat sampah. SELESAI.

Nah, dari ilustrasi di atas terlihat jika sesuatu yang berlebihan itu tidaklah baik. Apalagi hingga menyisakan makanan dan membuangnya. Saat saya kecil dulu, Mbah Kakung akan sangat marah jika cucu-cucunya tidak menghabiskan makanannya. Beliau akan bilang jika ada nasi yang tertinggal di piring maka nasi tersebut akan menangis. Ya, mungkin itu adalah salah satu cara dari Mbah Kakung untuk menghargai segalanya meskipun itu hanya sebutir nasi.
****

Bertepatan pada hari ini, 5 Juni 20013, adalah Hari Lingkungan Hidup Sedunia (HLHS). Tema untuk HLHS tahun ini adalah “Ubah Perilaku dan Pola Konsumsi untuk Selamatkan Lingkungan”. Tema ini mendorong kita untuk lebih peduli pada dampak lingkungan atas pilihan makanan yang kita buat. Lho apa hubungannya makanan dengan lingkungan? Jika makanan dibuang-buang, itu artinya semua sumber daya dan input dalam proses pembuatannya juga terbuang. Beberapa Negara di dunia mengadakan acara-acara untuk memperingati HLHS ini, termasuk Indonesia juga turut serta merayakannya.

Terus apa yang saya lakukan di hari lingkungan hidup ini?

Kegiatan sederhana yang saya lakukan dengan teman-teman Mahasiswa Pencinta Kelestarian Alam (SWAPENKA) Fakultas Sastra Universitas Jember hari ini hanyalah berusaha untuk menggalakkan kegiatan "Sehari Tanpa Plastik di Fakultas Sastra". Memunguti sampah-sampah plastik yang bertebaran di dalam Fakultas, selain membuat pemandangan tidak terlihat kumuh, setidaknya dari kegiatan tersebut "konsumsi" plastik bisa sedikit dikurangi. Kemudian sore harinya menanam beberapa pohon dan masih di seputar lingkungan Sastra. Sungguh sederhana sekali.

Selamat Hari Lingkungan Hidup Sedunia. Jangan sisakan makanan kalian ya, ingat saudara-saudara kita yang kelaparan di sana. Salam lestari..!

Thursday, 16 May 2013

UNEJ Pelopor Green Campus


Ketika mendengar kata hutan, saya langsung membayangkan tentang rerimbunan pohon besar yang terdapat berbagai satwa liar di dalamnya tentunya dengan udara beraroma embun pagi, sejuk dan tenang. Saya memang pernah berada di dalam hutan, tetapi bukan hutan belantara yang akan saya ceritakan di sini. Ini tentang hutan kampus.

“Apa sih hutan kampus itu? Hutan kampus itu kampus yang ada ditengah hutan gitu ya, atau hutan yang ada di dalam kampus??” Bukan.. Menurut saya hutan kampus itu adalah kampus yang berwawasan lingkungan, istilah kerennya itu green campus. Kampus yang memiliki banyak pohon-pohon besar dan tanaman yang rimbun sehingga udara di lingkungan kampus akan terasa segar walaupun cuaca sedang panas-panasnya.

Universitas  Jember (UNEJ) adalah salah satu dari pelopor Hutan Kampus di Indonesia. Saya acungi dua jempol untuk kampus saya yang satu ini, karena sadar akan pentingnya ruang terbuka hijau. Karena sepengetahuan saya kebanyakan universitas  itu masih mementingkan bangunan gedung yang megah dan sedap dipandang mata agar menarik perhatian para calon mahasiswanya kelak. Tanpa memikirkan ruang terbuka hijau di sekitarnya. Padahal jika kampus ada hijau-hijaunya kan keren. Hijau itu sederhana. Tapi entahlah, itu hanya pendapat saya semoga saja tidak benar.
Wahh, malah ngelantur. Oke kembali ke cerita...

Thursday, 7 June 2012

Sudut pandang yang berbeda

Sepoi angin melelapkan Jati
menidurkan sengon dan  trembesi
yang asyik berdendang melodi,

Melodi hijau yang telah mati

Cemara dan pinus sibuk mencari
mencari sang burung yang telah pergi
Pergi terusir gergaji
gergaji mesin si pencuri

aku rindu auman macan
aku menunggu alunan derkuku
Kata Beringin kepada inang-nya

Pepohonan kau tebangi
beton-beton kau tanami
cerobong itu kau pertinggi

Hutan kau bakar terganti uang
tanah kau gali terganti emas
itu semua berkedok eksplorasi
iya kan? maaf jika salah wahai mahluk pintar.

Aku, dia dan mereka
hanya menjerit saat terluka
dan menunggu
terus menunggu
Sebatang pohon kau tanam.

Tuesday, 1 May 2012

Hari Spesial Untuk Bumi Kita


Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Minggu, tepatnya tanggal 22 April 2012 yang lalu. Ya, 22 April adalah Hari Bumi atau Earth Day. Momen ini dimanfaatkan oleh teman-teman pencinta alam se-Jember, beberapa Unit Kegiatan Mahasiswa Kesenian, dan komunitas sepeda Onthel Ambulu untuk menggelar long-march Hari Bumi yang bertemakan "Hitam yang Seharusnya Hijau".

Untuk persiapan acara ini sendiri terbilang dadakan. Lho kok bisa? Iya, karena acara ini dikonsep oleh teman-teman hanya dalam waktu satu minggu saja. Fantastis..!

Pagi: 06.30 Saya beserta rombongan pasukan dari SWAPENKA (Mahasiswa Pencinta Kelestarian Alam) menyiapkan segala sesuatunya (poster-poster, dan sarapan dulu tentunya) untuk menuju garis start acara, UNMUH Jember. Setelah semua pasukan ready, kami putuskan untuk tidak membawa sepeda motor alias jalan kaki.

06.42.. Halangan pertama muncul. Kami harus meloncati pintu gerbang besi Universitas, karena saat hari libur pintu ini selalu tertutup. Kartini-kartini dalam rombongan dengan acuhnya memanjat gerbang tanpa menghiraukan orang-orang yang memandangi mereka di Jalan Jawa. Setelah semua kru bebas, perjalanan dilanjutkan....