Thursday, 6 June 2013

Rusunawa Putri Universitas Jember

rusunawa putri unej, gedung unej, bangunan unej
Rusunawa Putri Unej
 Saat saya baru memasuki pintu depan, sebuah alat berat bernama Komatsu sedang duduk bersantai di sebelah kiri bangunan setengah jadi itu.  Di kejauhan terlihat beberapa orang tanpa rasa takut berada di pucuk bangunan itu, mereka sedang menata atap genteng satu persatu. Terdengar suara gelak tawa para kuli bangunan, itu sedikit bisa menghibur di tengah kesibukan mereka untuk menyelesaikan kewajiban. Dua orang lain nya yang berada di bawah sedang mempersiapkan adonan semen. Sedangkan Si-Mandor dengan gagahnya berkeliling memeriksa apakah anak buahnya bekerja dengan baik atau tidak. Itulah suasana yang saya lihat saat mampir di proyek pembangunan Rusunawa Putri Universitas Jember.

Universitas Jember menambah satu lagi bangunan penunjang belajar mahasiswa yaitu RUSUNAWA (rumah susun sederhana sewa) khusus untuk mahasiswa putri. Sebelumnya bangunan serupa, rusunawa putra telah berdiri tepat di sebelah Fakultas MIPA Universitas Jember.

Wednesday, 5 June 2013

Selamat Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2013


hari lingkungan hidup sedunia
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2013
Suasana saat sarapan pagi:

Bunda: "Dinda, ayo sarapan dulu Nak, Bunda masak sayur kesukaan mu lho. Sayur basi, ini kan menu favoritmu.
Dinda: "Kok sayur basi Bun??"
Bunda: "Eh, maksud Bunda itu sayur asem..hehehe"
Dinda: ".......... Oke Bun, mantap nih. Boleh nambah gak?"
Bunda: " Ya boleh dong. Bunda masak banyak tadi."

Dinda dan Bunda pun sarapan pagi dengan nikmat. Menunya sayur asem, sambel terasi, dadar jagung, dan kerupuk. Gak tau apa Dinda itu doyan atau lagi laper, dia mengambil nasi dan sayur nya berlebihan.

Dinda: "Bun, udahan ya sarapannya. Dinda kekenyangan nih."
Bunda: "Lho, itu di piring masih banyak?"
Dinda: "Dibuang aja Bund, lagian sayurnya kan masih banyak."
Bunda: (hanya bisa ngelus-ngelus dada.)

Sreet... sreett.. sreett.... meluncurlah sisa makanan tadi ke dalam tempat sampah. SELESAI.

Nah, dari ilustrasi di atas terlihat jika sesuatu yang berlebihan itu tidaklah baik. Apalagi hingga menyisakan makanan dan membuangnya. Saat saya kecil dulu, Mbah Kakung akan sangat marah jika cucu-cucunya tidak menghabiskan makanannya. Beliau akan bilang jika ada nasi yang tertinggal di piring maka nasi tersebut akan menangis. Ya, mungkin itu adalah salah satu cara dari Mbah Kakung untuk menghargai segalanya meskipun itu hanya sebutir nasi.
****

Bertepatan pada hari ini, 5 Juni 20013, adalah Hari Lingkungan Hidup Sedunia (HLHS). Tema untuk HLHS tahun ini adalah “Ubah Perilaku dan Pola Konsumsi untuk Selamatkan Lingkungan”. Tema ini mendorong kita untuk lebih peduli pada dampak lingkungan atas pilihan makanan yang kita buat. Lho apa hubungannya makanan dengan lingkungan? Jika makanan dibuang-buang, itu artinya semua sumber daya dan input dalam proses pembuatannya juga terbuang. Beberapa Negara di dunia mengadakan acara-acara untuk memperingati HLHS ini, termasuk Indonesia juga turut serta merayakannya.

Terus apa yang saya lakukan di hari lingkungan hidup ini?

Kegiatan sederhana yang saya lakukan dengan teman-teman Mahasiswa Pencinta Kelestarian Alam (SWAPENKA) Fakultas Sastra Universitas Jember hari ini hanyalah berusaha untuk menggalakkan kegiatan "Sehari Tanpa Plastik di Fakultas Sastra". Memunguti sampah-sampah plastik yang bertebaran di dalam Fakultas, selain membuat pemandangan tidak terlihat kumuh, setidaknya dari kegiatan tersebut "konsumsi" plastik bisa sedikit dikurangi. Kemudian sore harinya menanam beberapa pohon dan masih di seputar lingkungan Sastra. Sungguh sederhana sekali.

Selamat Hari Lingkungan Hidup Sedunia. Jangan sisakan makanan kalian ya, ingat saudara-saudara kita yang kelaparan di sana. Salam lestari..!

Tuesday, 4 June 2013

KEJANGGALAN LOGO UNIVERSITAS JEMBER

Logo Universitas Jember saat ini sedang menjadi trending topik bagi blogger UNEJ. Mulai dari sejarah terbentuknya logo hingga makna yang terkandung di dalamnya sudah dikupas tuntas oleh teman-teman yang lain. Dan saya disini tidak ingin membahas dari segi makna atau arti dari logo tersebut. Lha terus bahas apanya dong?

Logo dari Universitas Jember di dominasi oleh warna latar kuning serta dilengkapi oleh daun tembakau, padi dan jagung tersebut mudah sekali saya temukan dikehidupan sehari-hari saya sendiri. Mulai dari jalan-jalan santai di double-way saya bisa menemuinya di sepanjang jalan itu pada lembaran-lembaran bendera yang berkibar. Kemudian saat ada kegiatan apapun, khususnya yang diadakan oleh UNEJ, pasti logo tersebut selalu hadir. Dan pada kop surat di dalam kegiatan berorganisasi mahasiswa lagi-lagi saya menemui Si-Logo UNEJ ini.

Nah, dari seringnya bertemu ditambah dari rasa keingintahuan yang tinggi (baca: iseng) muncul lah ide untuk membuat tulisan ini. Saya melihat beberapa kejanggalan dan mungkin banyak yang masih belum menyadari hal yang janggal ini. Dan kejanggalannya saya kerucutkan pada segi warna logo unej dan bentuk nya.

Unej dan Warna Warni Balon - Cerita di Balik Hari Lahirnya Pancasila

hari lahir pancasila di unej
Warna warni balon
Lomba Blog Universitas Jember (cerita di balik hari lahir pancasila)-- Seperti yang saya katakan kemarin di postingan sebelumnya, saya kali ini akan bercerita tentang kejadian-kejadian di balik acara hari lahirnya pancasila yang diadakan oleh Universitas Jember dan POLIJE. Banyak sekali momen menarik yang luput dari perhatian banyak orang saking konsennya menunggu-nunggu acara inti..hehehe

Sunday, 2 June 2013

UNEJ dan Hari Lahirnya Pancasila

UNEJ pada hari Sabtu 1 Juni 2013, punya acara besar yang menyedot perhatian banyak masyarakat. Kalian semua pasti sudah tahu apa acaranya. Ya, UNEJ sedang memperingati hari lahirnya Pancasila yang ke-68. Acara ini di gagas oleh dua Universitas besar di Jember yaitu Universitas Jember dan Politeknik Negeri Jember dengan tema "Revitalisasi Pancasila".
/****/

hari lahir pancasila
Pengumuman!!!
Pagi itu kampus Sastra terasa begitu sepi, mungkin karena pas minggu tenang jadi banyak mahasiswa yang mudik ke rumah mereka dan bersenang-senang dengan seonggok tugas kuliah. Minggu tenang kok malah gak tenang gara-gara tugas?. Dan tugas saya pagi itu hanyalah bersih-bersih dan mandi karena tak ingin ketinggalan momen penting di 1 Juni ini, lihat arak-arakan atau istilah kerennya itu parade berbagai atraksi dan kesenian tradisional di acara Hari Lahirnya Pancasila. Mandi? sudah. Bersih-bersih? juga sudah. Yang kurang hanya kamera saja, gak lengkap jika di acara keren seperti ini gak bawa alat dokumentasi..hehehe