Sunday, 3 November 2013

Festival Tegalboto itu apa ya?

Minggu-minggu ini Universitas Jember akan disibukkan oleh hajatan besar yang bernama Festival Tegalboto. Festival Tegalboto adalah serangkaian acara yang disiapkan untuk menyambut hari lahirnya Universitas Jember ke-49 dimulai tanggal 2 November 2013 sampai 10 November 2013. Di dalamnya terdapat berbagai lomba, pertunjukan budaya tradisional Jember dan pameran yang tentunya sangat menarik. Namun sangat disayangkan, sebagian besar mahasiswa masih belum tahu tentang apa itu Festival Tegalboto.! Apa persiapannya kurang mateng?, publikasi nya kurang nggreget? atau mahasiswanya yang cuek?

Kalau menurut saya, demi suksesnya acara yang super megah ini persiapan dari panitia pastinya gak mungkin asal-asalan, semuanya sudah diperhitungkan dengan baik. Tertata sangat rapi.

Friday, 30 August 2013

PANGESTU: Dari Sepeda Menjadi Saudara


"Onthel bisa membuat kami menjadi saudara...."

Itulah sepenggal kata dari salah satu anggota Pangestu tentang kegiatan ngonthel alias bersepeda. Sepeda yang dahulu menjadi alat transportasi utama bagi beberapa orang, kini sudah mulai dilupakan bahkan dipandang sebelah mata. Tapi tidak bagi PANGESTU, bagi mereka sepeda itu budaya, sejarah, heritage, warisan, harta, bahkan ada yang menyatakan isteri kedua.

Tentang PANGESTU
PANGESTU adalah kepanjangan dari Paguyuban Ngestreni Sepeda Tuwa. Sebuah paguyuban penikmat sepeda onthel di Banyuwangi yang dibentuk pada tanggal 29 April 2009. Onthelis Banyuwangi membentuk komunitas ini karena sepeda onthel adalah salah satu alat olahraga yang digemari. Mulai kaum muda sampai yang tua, tanpa melihat ras dan jabatan. Oleh karena itu, PANGESTU tidak pilah pilih latar belakang dan profesi ketika merekrut anggota. Siapapun boleh bergabung asalkan memiliki sepeda onthel

Keindahan Kawah Ijen Memikat Wisatawan

kawah ijen, blue fire
Kawah Ijen dan kepulan asap Tambang Belerang
Menjelajahi pesona keindahan alam Jawa Timur memang tak akan ada habisnya, mulai dari pantai hingga bentang pegunungan memiliki keunikan masing-masing. Kawah Ijen, salah satunya. Tempat wisata yang berupa danau di kawah gunung berapi aktif ini terletak di perbatasan Banyuwangi dan Bondowoso yang masuk dalam Cagar Alam Taman Wisata Ijen.

Sunday, 25 August 2013

Banyuwangi Ethno Carnival Magnet Baru di Surga Budaya

BANYUWANGI - Wisata di kota Banyuwangi tidak harus selalu ke alam seperti pantai, gunung, ataupun hutan. Di surga budaya ini kita bisa menjadikan budaya itu sendiri sebagai tujuan wisata. Banyak sekali pilihan wisata budaya yang bisa dinikmati oleh para pencinta seni. Dan salah satunya akan saya bahas sebentar lagi. Kembali lagi tentang kota Banyuwangi, julukan surga budaya memang sudah melekat dengan kota ini. Berbagai macam seni dan budaya, mulai dari yang tradisional hingga modern  bisa kita temukan di sini.  Adat istiadat masih terasa begitu kental, ramah tamah masyarakat selalu membuat tentram siapapun, dan itu semua secara otomatis menjadi sebuah magnet yang bisa menarik perhatian masyarakat luas terhadap ke-elokan Banyuwangi.

Banyuwangi kini memiliki satu magnet baru, yaitu Banyuwangi Ethno Carnival (BEC). BEC merupakan sebuah karnaval yang amat unik, karena selalu mengangkat tema-tema budaya lokal Banyuwangi dengan mengkolaborasikan unsur fashion show, seni modern, kontemporer dan tradisional.

Gaung Banyuwangi Ethno Carnival pada tahun-tahun sebelumnya tidak hanya terasa di kabupaten Banyuwangi saja, tetapi terdengar hingga ke luar daerah di seluruh Indonesia, bahkan hingga luar negeri. Karnaval sepanjang jalan utama kabupaten Banyuwangi ini mampu menyedot antusias ribuan penonton tidak hanya di Banyuwangi saja, bahkan warga di luar Banyuwangi menyempatkan hadir untuk menonton karnaval spektakuler, juga wisatawan mancanegara turut mengabadikan momen akbar ini.