Thursday, 4 October 2012

Between You, Stars, and Me

The unimaginable threat of pollutions

Like a rocketing population

Bring us to episode of mass extinctions

But, can you give kinds of solutions?


No matter it is wrong or right

We have to fight

For stars at night

To their smile in daylight


Oh, you my love

Look at the stars above

Full of peace, like a dove

Also need our love



by: widodo van sodhunk

Saturday, 15 September 2012

Modem Cepet Panas? Kini Gak Lagi.....


Sekarang ini kebutuhan akan akses menuju dunia maya sungguh menjadi prioritas hampir dari setiap mahasiswa, termasuk aku sendiri. Karena fasilitas wifi yang kurang bersahabat, modem adalah salah satu alat yang paling praktis dan mudah dibawa kemana-mana. Ke WC juga bisa kok (sapa tau pengen posting sambil cari inspirasi di sana..hehe)

Nah, masalah yang paling sering muncul saat memakai modem yaa "modem cepat panas". Baru dipakai 1 jam aja ato bahkan kurang dari itu modem sudah kepanasan dan akibatnya koneksi internet-pun jadi terganggu.

Nah sebagai solusinya aku minta tolong ke pakar modif-memodif barang elektronik, Mas Odhol, untuk membuatkan kipas untuk modemku. Langsung saja berangkat membeli barang2 yg dibutuhkan.
1. kipas buat notebook 1 buah
2. kabel buat USB 1.5 meter
3. tali plastik (untuk mengikat kipas dan modem)

kipasnya persis kayak gini
Setelah semua bahan terkumpul,
Langkah awal; ngancurin chasing kipas dan hanya diambil 2 kipas yang ada di dalamnya. {(-_-) eman2.. padahal baru aja beli udah diancurin}.

Langkah kedua; Jepit modem dengan kipas dan tali di ke-empat sisinya dengan kuat
Langkah ketiga; Rapikan

Setelah semuanya selesai kira-kira penampakannya seperti ini



 Pembuatan kipas untuk modem sudah selasai, sekarang waktunya ujicoba ^-^

Kipas menyala, asyiikk..!


Koyok robot



Modem jadi Adem



Sunday, 12 August 2012

Panas kok mendung

pagi mendung
siang panas
sore panas
malam mendung
mendung panas
panas mendung

mendung kok panas?
panas kok panas?
mendung apa mendung?
ah, biarlah!

Thursday, 9 August 2012

Buka Puasa di Gumuk Kerang

Halloo Boss.........
Wah ternyata sudah lama gak ngutak-atik blog, hehe. Hmm., cerita tentang apa ya ? Oh iya, saya mau cerita tentang kegiatan ngumpul-ngumpul saja ya.

Kemarin, 8 Agustus 2012, tiba-tiba bau semerbak tempat pelelangan ikan Puger tercium jelas di luar Sekretariat SWAPENKA. Ternyata Si Ujep dan Sloo Bekisar sudah manggul dua kresek besar yang berisi ikan laut. Mereka baru datang membeli ikan di Puger buat persiapan buka puasa bareng MAPALA Se-Jember di Gumuk Kerang (sebuah gumuk kecil yang terletak tak jauh dari kampus UNEJ).

Siangnya, beberapa peralatan untuk memasak mulai berdatangan. Ada yang membawa wajan, galon, blender, dan lain-lain wes. Pembagian tugas dimulai. ngupas bawang, ngiris cabe, masak nasi, dan bumbu-bumbu di handle para cewek (mak kyok ngene? jare wes jaman emansipasi?) :D. Sementara para cowok membuat perapian untuk bakar ikan dan yang lainnya korah-korah..haha

Aroma gurih bawang goreng, terasi dan ikan semriwing beterbangan mengikuti angin, menggoda orang yang berpuasa.

Cewek-cewek pembakar ikan :-D
Perjuangan belum usai, setelah semua masakan sudah siap, teman-teman membawa bahan makanan ke tempat yang telah disepakati yaitu Gumuk Kerang. Nasi sebakul, galon berisi air full, dan yang pastinya ikan bakar dan ikan goreng gak mau ketinggalan. Semua itu harung diangkut ke atas gumuk, padahal jalannya begitu menanjak dan ditumbuhi beberapa semak belukan di samping kanan-kirinya. Semangat kebersamaanlah yang membuat rasa lelah menaiki gumuk seakan hilang begitu saja.

Tepat sampai di puncak adzan magrib tanda berbuka langsung berkumandang. Es buah sudah tertata rapi beralaskan rumput di depan kami.. Hemm, buka puasa kali ini cukup berkesan.

Cahaya lampu kota semakin indah di bawah sana, seindah bintang di gelap malam. Api unggun dan jagung bakar menjadi teman di malam yang penuh kebersamaan.

SALAM LESTARI..!

Friday, 22 June 2012

Kuliner Sitimewa: Mie Monster Ugal-Ugalan

Kawan, malam ini, 21 Juni 2012, keadaan di sini terlihat seperti malam-malam biasanya. Suara klakson mobil di belakangku, mesin-mesin kendaraan di samping kiri dan depan yang terus menderu-deru, ditambah teriakan knalpot mengeluarkan asap debu seakan  turut memeriahkan suasana hiruk-pikuk Jalan Jawa. Ya, Jalan Jawa itu tepat berada di sebelah Selatan area kampus Universitas Jember, jalan yang selalu tidak pernah sepi dengan lalu-lalang kendaraan karena menjadi salah satu jalan utama bagi mahasiswa yang mondar-mandir dari kampus-kosan. Pemandangan di sepanjang trotoar jalan dijejali dengan warung-warung lesehan dan warung kopi, sesekali terlihat pasangan muda-mudi yang berjalan sambil bergandengan tangan dengan menjinjing sebungkus nasi goreng di tangan yang satunya.

Sesekali tercium aroma sedap dari bawang putih yang digoreng dari salah satu warung, menambah rasa lapar yang sedari-tadi terpendam. Ku sapukan pandangan mata di kanan-kiri jalan, di papan-papan menu, untuk menemukan jenis kuliner yang pas buat mengganjal perut malam ini, puluhan warung dengan pilihan menu yang hampir seluruhnya sama telah ku lewati. Tiba-tiba aku tertarik pada sebuah rombong penjual nasi goreng yang terdapat di sisi kanan jalan, sebuah tempat makan sederhana 'tanpa papan nama' malah terlihat mencolok diantara rombong-rombong yang lainnya. "Krucuukk... krucuukk...!" perutku berbunyi, tanda sudah gak tahan menanti pasokan sembako nih..hahaha.

"Mas, Mie satu! makan sini."

Tak lama kemudian sepiring mie goreng ditemani segelas air bening telah siap disantap, tapiii..... Woow, ini sih namanya bukan sepiring nasi, tapi, segunung!!!

"Bisa gak ya aku menyantap habis seporsi mie yang bisa buat 3 orang ini kekenyangan?"
"Mas, baik hati ya baik Mas, tapi ya jangan ugal-ugalan gini porsinya. Ini sih porsi monster." #ngomel sendiri di dalam hati.


Mie Monster: "Reekkk.... ayo tulungi aku ngentekno iki!"-_-)

Sikat daahh, mumpung seharian belum makan..hehe sedikit demi sedikit lama-lama habis juga mie ini. Selain ukuran porsinya yang sungguh-sungguh ekstra jumbo, rasa mie monster ini juga mantap jayaa! Sitimewa!! Untuk urusan harga, hmm,, satu porsi Anda hanya mengeluarkan 5 ribu rupiah saja. Murah kan??
Nah, Mie Monster ini bisa Anda jadikan referensi salah satu wisata kuliner malam di Jember, khususnya daerah kampus.

Selamat malam....

NB:
Sebelum membeli Mie Monster, sebaiknya Anda dalam keadaan yang benar-benar lapar... :-D